Kondisi ruangan yang awalnya sejuk tiba tiba hening mendengar Bos menelp seseorang dengan nada tinggi. beberapa orang yang awalnya fokus pada gadget masing masing, tiba tiba meletakkan gadget masing masing, seolah olah fokus ingin mendengar ocehan si bos.. namun berbeda dengan diriku Senyum sumringah ketika hal ini terjadi. beberapa rekan kerja terdiam dan menundukkan kepala melihat situasi saat hal ini terjadi. Marah marah kadang perlu namun harus paham dimana letak dan posisinya.
Ingin memberikan pendapat dan masukan memang, namun takut dan dianggap membangkang, mengingat cicilan masih banyak yang belum terbayar.. hahahaha.. situasi ini sudah hal biasa terjadi, namun bagaimana kita menyikapi itulah hal yang terpenting. kuposisikan saja diriku ibarat naik Rolercoaster yang memacu debar jantung yang fase tertentu.
Untungnya dering HP menyelesaikan perkaraku, dengan berpura pura angkat panggilan dan keluar dari ruangan. toh masih banyak yang harus diselesaikan kemudian hari..
woalah,,, hari hari penuh debar memang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar